Psikologi pddk buat apa sih?
09.29
Sebenarnya apa gunanya belajar Psikologi Pendidikan?
Hellooowwww jangan keliru guys, kita sebagai calon sarjana psikolog ini juga harus belajar cara-cara untuk menghadapi murid juga loh. Untuk beberapa kasus dimana kita harus mengajarkan teman atau saudara kita mengenai sesuatu kita juga harus mengerti cara yang paling efisien untuk mengajari mereka. Dan untuk mengetahui cara itu bagaimana? Helooowww Kita kan belajar Psikologi pendiikan……
Nah dari sinilah kita mengerti, mungkin disuatu saat kita sedang mengajari ponakan kita mengenai tambah-tambah tetapi mereka tidak menanggapi dengan serius. BOOM… OPERANT CONDITIONING berperan disana. Beri dia sebuah reward untuk dapat bisa mengerjakannya. Sebagai contoh lainnya kita sering melihat bahwa banyak dari teman kita kehilangan motivasi. Kita dapat memberikan dorongan motivasi agar dia dapat bekerja kembali, berproduktif lagi. Itu yang dapat kita dapatkan ketika mempelajari Psikologi Pendidikan ini
Hellooowwww jangan keliru guys, kita sebagai calon sarjana psikolog ini juga harus belajar cara-cara untuk menghadapi murid juga loh. Untuk beberapa kasus dimana kita harus mengajarkan teman atau saudara kita mengenai sesuatu kita juga harus mengerti cara yang paling efisien untuk mengajari mereka. Dan untuk mengetahui cara itu bagaimana? Helooowww Kita kan belajar Psikologi pendiikan……
Nah dari sinilah kita mengerti, mungkin disuatu saat kita sedang mengajari ponakan kita mengenai tambah-tambah tetapi mereka tidak menanggapi dengan serius. BOOM… OPERANT CONDITIONING berperan disana. Beri dia sebuah reward untuk dapat bisa mengerjakannya. Sebagai contoh lainnya kita sering melihat bahwa banyak dari teman kita kehilangan motivasi. Kita dapat memberikan dorongan motivasi agar dia dapat bekerja kembali, berproduktif lagi. Itu yang dapat kita dapatkan ketika mempelajari Psikologi Pendidikan ini
Multicultural??
08.20
Pendidikatan Multicultural
Sebelum kita membahas tentang
pendidikan multicultural itu sendiri kita juga harus melihat masyarakat di
sekitar kita. Apakah seseorang dari ras yang berbeda diterima oleh mereka? Apakah
perbedaan diantara ras itu dihargai? Ketika kita melihat adanya tentang
perbedaan ini kita seharusnya dapat menghargai tentang perbedaan itu. Karena setiap
orang diciptakan berbeda, jikalau kita diciptakan semua sama tentunya hidup
kita tidak akan banyak bewarna.
Pendidikan
multicultural adalah sebuah pendidikan dimana kita diajarkan untuk dapat
menghargai perbedaan dan mewadahi beragam perspektif dari berbagai kelompok
kultural. Didalam pendidikan ini kita diajarkan untuk dapat mengerti bahwa
setiap manusia itu berbeda dan ktia harus menghargainya dan semua murid itu
harus disama ratakan, tidak ada yang namanya orang hitam, cina, bule, dan lain
sebagainya. Selain kita membahas tentang ras kita juga tidak boleh membedakan
seseorang dari status ekonomi, gender, dan status sosial. Pembelajaran dari
sebuah pelajaran juga seharusnya tidak boleh mengandung arti diskriminasi,
rasisme, dan SARA. Larangan tersebut bukanlah membuat kita menjadi sensitive terhadap
isu tersebut, malah seharusnya membuat kita lebih peduli dan lebih peka
terhadap isu tersebut.
Pendidikan
multicultural adalah sebuah mata pelajaran dimana pembimbing harus mengajarkann
hal yang relevan secara kultural kepada murid-muridnya untuk membuat pengajaran
lebih efektif. Pendidikan multicultural mengajarkan kita untuk berpusat kepada
isu, dimana murid-muridnya dilatih untuk dapat mengerti dan berpikir secara
sistematis mengenai masalah yang berkaitan dengan kesetaraan dan keadilan
sosial. Setelah kita mengajari anak mengenai permasalahan atau isu-isu yang
beredar, kita juga harus mengajarkan mereka untuk dapat bekerja sama antar
golongan yang berbeda. Sebagai contohnya seorang psikolog yang bernama Eliot
Aronson mengembangkan sebuah konsep yang dinamakan Kelas Jigsaw. Kelas jigsaw
ini merupakan kelas dimana sebagian dari murid-muridnya memiliki latar belakang
yang berbeda-beda dan dari setiap individu tertsebut yang memiliki latar
belakang yang berbeda digabungkan menjadi sebuah tim yang akan ditugaskan oleh
guru mereka untuk memperoleh sebuah tujuan yang sama.
Sekarang
pembahasan mengenai kontak personal dengan orang lain yang memilki latar
belakang yang berbeda. Sebuah hubungan sangatlah penting untuk dapat membuat
sebuah koneksi antar individu semakin erat, terutama bila mereka datang dari
sebuah kelas yang berbeda. Jika terjadi sebuah kondisi dimana seseorang dari
kelas yang berbeda bertemu dengan kelas yang berbeda juga sering kali kita
melihat sebuah kecanggungan diantara mereka, terkadang juga kita melihat sebuah
tembok yang tak terlihat berada diantara mereka. Nah, ketika hal ini terjadi
sebuah percakapan mengenai keseharian dirumah dapat memecahkan tembok tersebut
dan membuat mereka bertambah 1 teman dari sebuah golongan yang berbeda. Perspektif
juga merupakan sebuah hal yang penting dalam pendidikan multicultural ini
karena jika kita melihat seseorang dari sudut pandang kita sendiri maka
misperception pun akan tidak dapat dihindari. Oleh karena itu ketika kita
menilai seseorang atau suatu tindakan maka kita harus melihat dari sudut
pandang mereka juga. Bisa jadi dari sebuah etnis atau sebuah ras telanjang dan
menunjukkan payu dara merupakan kewajaran, bahkan mereka menjunjung tinggi hal
tersebut. Jika kita beradu pendapat dengan perspektif yang kita pertahankan
maka kita akan pastinya kehilangan sesuatu.
Bias,
bias merupakan sesuatu yang wajar disetiap orang. Masing-masing persepsi
seseorang juga dapat terbiaskan oleh sesuatu. Maka kita yang seharusnya menjadi
seorang pengajar yang berlandaskan ilmu psikologi kita haruslah dapat
mencegahnya dengan menaruh ruangan kelas dengan berbagai poster dimana isi
poster itu berupa kata-kata motivasi dari setiap etnis yang berbeda, kita juiga
dapat menaruh sebuah gambar dimana terdapat banyak orang dari kelompok yang
berbeda bersatu untuk melakukan sesuatu, membantu siswa untuk menolak steriotip
yang ada di masyarakat, dan yang terakhir dukunglah siswa untuk mengikuti
sebuah kegiatan atau aktifitas yang dimana mereka akan bersosialisasi dengan
etnis atau golongan lain. Pembuatan sebuah kegiatan charity merupakan alternatif
dimana murid akan berinteraksi dengan individu lain dan membantu mereka dalam
segi toleransi dan penghilangan bias.
Sudah
seharusnya setiap manusia sekarang untuk bangun dan memulai sebuah masyarakat
yang produktif, yang dapat saling membantu antar sesama manusia walaupun
berbeda Suku, Adat, Ras, dan Agama (SARA). Kita sebagai mahasiswa Psikologi
juga harus memiliki peran untuk mendidik generasi berikutnya dalam membangun
sebuah masyarakat yang ideal ini dimana perselisihan, pertikaian, dan
permasalahan yang dilandaskan atau didasarkan oleh SARA menjadi hilang sehingga
masyarakat dapat menerima perbedaan-perbedaan yang ada
Apa itu Belajar?
03.51
Belajar
Apakah kita tahu tentang apa yang
dimaksud dengan belajar itu? Apa kita tahu bahwa banyak cara atau metode
belajar? Belajar sebenarnya apasih? Nah marilah kita membahas tentang belajar. Menurut
anda belajar pastilah dimana kita membaca sebuah buku untuk dapat mengetahui
sesuatu. Disitulah persepsi kita selama ini salah. Masyarakat berpikir bahwa
belajar selalu menggunakan buku dan dituntutnya kita untuk dapat mengerti
sesuatu. Belajar sebenarnya memiliki arti dimana ketika kita tidak mengerti
sesuatu kemudian menjadi mengerti hal tersebut, itulah yang dinamakan belajar. Sebagai
contoh kita ambil. Ketika kita diputuskan oleh pacar kita sendiri kita merasa
sedih, kita merasa hampa, kita merasa tidak ada yang bakal mengerti diriku
lagi, dan lain sebagainya. Tetapi ketika kita membuka mata kita, kita melihat
bahwa masih ada dan masih banyak orang yang dapat mengerti kita. Seperti yang
orang katakana “There’s still plenty of fish in the sea”, kata-kata tersebut
memiliki arti, masih banyak kok cewek di dunia ini. Disanalah kita belajar
untuk mengetahui bahwa dirinya bukan yang tepat untuk kita, kita belajar untuk
melepaskan, kita belajar bahwa sannya sebuah hubungan itu tidak selamanya akan
bertahan dan tidak selamanya haris dipertahankan. Berikut adalah sebuah contoh
Belajar didalam dunia nyata. Nah, setelah mengetahui mengenai belajar marilah
kita mengetahui arti dari Stimulus. Stimulus itu sendiri memiliki arti apa yang
membuat kita bergerak atau apa yang merangsang kita. Hasil dari rangsangan atau
stimulus itu adalah sebuah tindakan atau biasa disebut dengan Respond.
Nah
setelah kita mengetahui belajar itu marilah kita membahas tentang beberapa metode
pembelajaran. Sebagai metode yang paling awal yaitu:
Classical conditioning atau
yang beberapa orang menyebutnya pavlovian. Nah dalam metode ini sebuah stimulus
dikaitkan dengan sebuah stimulus lainnya maka dia akan menghasilkan sebuah
respon. Pengaitan Unconditioned stimulus akan dikaitkan dengan Neutral stimulus
akan menghasilkan Unconditioned respond, bila dilakukan terus menerus maka
dengan adanya sebuah Neutral stimulus saja maka UCR pun akan muncul. Kondisi tersebut
akan berubah menjadi Conditioned Stimulus akan menghasilkan Conditioned respons.
Yang diinginkan dari metode ini adalah agar sebuah respond dapat dimunculkan
atau dikaitkan dengan sebuah stimulus sehingga penghilangan sebuah stimulus
yang lainnya akan tetap dapat menghasilkan sebuah respon yang diharapkan. Sebagai
contoh anjing Pavlov yang sudah terkenal, contoh lainnya adalah kita aggap
bahwa “Mawar” adalah seorang anak yang terlahir di sebuah keluarga. Di dalam
keluarga ini terdapat seorang ayah yang abusive terhadap anaknya. Ketika ayahnya
pulang dari kerja dia akan membanting pintu dan langsung pergi ke ruangan Mawar
untuk mencari dia dan memukulnya. Ketika mendengar bahwa ayahnya pulang Mawar
akan segera bersembunyi. Jika kejadian ini diulang terus maka akan terjadi
sebuah kejadian dimana. Bila pintu terbanting sendirinya, mawar yang berada
dikamarnya akan langsung bersembunyi dan ketakutan. Jika kita jabarkan maka
UCSnya adalah ayah yang abusive, Neutral stimulusnya adalah bantingan pintu,
UCRnya adalah bersembunyi dan ketakutan. Ini adalah sebuah contoh dari
classical conditioning
Setelah
pembahasan mengenai classical conditioning marilah kita membahas tentang Operant
conditioning. Dalam operant conditioning pemantapan dari sebuah respond itu
dikuatkan dengan adanya reward tertentu. Pembagian reinforcementnya ada 4. Marilah
kita membahas mereka:
·
●Fixed ratio
Fixed ratio adalah sebuah penguatan dimana seseosang akan diberikan hadiah bila pada point tertentu dia mencapai apa yang telah ditetapkan oleh si pemberi. Sebagai contoh pemberian permen kepada seseorang setiap dia mencuci piring 2x sehari.
·
●Variable ratio
Penguatan ini diberikan melalui imbalan dan imbalan ini akan diberikan ketika suatu ketetapan yang telah ditentukan tercapai. Tetapi pemberian tidaklah selalu akan diberikan tetapi pemberian ini akan diberikan melalui metode acak jika mereka dapat menyelesaikannya. Contoh, ketika kita melihat mesin slot di casino. Mesin slot itu menggunakan sebuah metode variable ratio dimana ketika kita memutar tuasnya kita ada kemungkinan untuk mendapatkan uang yang ada tetapi tidak selalu mendapatkannya ketika memutar tuas tersebut.
·
●Fixed interval
Penguatan ini bersifat periode, karena setiap masa tenggang yang telah diberikan dan pada saat batas waktu telah tercapai maka pemberian hadiahpun akan diberikan. Sebagai contoh, seorang anak yang akan diberikan makanan favoritnya setiap 2 minggu sekali.
·
● Variable interval
Penguatan ini adalah penguatan yang setidaknya relatif bagus dibandingkan
penguatan yang lainnya karena penguatan ini menggunakan waktu untuk pemberian
hadiah tetapi waktu tersebut tidak ditentukan.berikut grafik yang menunjukkannya
Setelah kita mempelajari tentang
penguatan atau reinforcement kita juga harus mengerti kapan kita harus
memberikan penguatan ini agar penguatan berjalan dengan efisien dan sesuai
dengan yang kita harapkan. Penguatan agar dapat berjalan dengan baik kita perlu
memerhatikan timing dan konsistensi penguatan. Timing adalah sesuatu yang
penting dimana kita perlu mengetahui kapan saatnya yang tepat untuk memberikan
penguatan, jika penguatan diberikan pada waktu yang tidak tepat maka penguatan
itu sendiri akan gagal. Selain timing konsistensi penguatan juga harus
diperhatikan, bila kita sedang mendidik seorang anak untuk menggosok gigi
dimalam hari maka kita harus menekankan dia agar menggosok gigi dan bila dia
tidak menggosok gigi maka kita juga harus menghukum dia dan bukan memaafkan dia
karena tindakan ini.
Motivation
18.09
Pernahkah kita ketika sedang mengajarkan sesuatu kepada
orang dan orang tersebut tiba-tiba kehilangan motivasinya? Nah kasus ini sering
terjadi pada hampir semua orang terutama pada anak-anak yang hendak kita
ajarkan mengenai beberapa hal. Seperti halnya yang terjadi pada saya dimana
anak yang saya ajari mengenai pelajaran tiba-tiba tidak tertarik dengan
pelajaran tersebut dan saya pun bertanya kepadanya mengenai apa yang terjadi,
dan respond dia membuat saya terguncang. “Saya bosan” tutur dia, dan seketika
respond saya langsung mengatakan “Kok kesel ya dek? Ngak pake “S” lg dek, pake
“Z” sekarang dek”. Seketika dia pun langsung tertawa dan mengatakan ku anak
alay. Disini saya makin melihat bahwa minat dia terhadap belajar materi ini
semakin berkurang dan terpaksa saya percepat materi yang hendak dipelajarinya
dan melanjuti kepada pelajaran yang lain. Materi saya percepat tetapi dalam
benak ku hendak ku berpikir untuk melewatinya karena dia benar-benar tidak
tertarik dengan materi ini. Solusi yang saya ambil adalah saya melihat bahwa
dia masih berumur dibawah 10 dan segala tindakannya masih berdasarkan apa yang
bisa membuat dia senang dan keinginannya masih simple. Pada pertemuan
berikutnya ku ambillah sebuah jajanan kesukaannya yang bernama “Chit Chato” (Dilarang
mengendors barang didalam sebuah blog). Kembali saya ulas mengenai materi yang
tidak dapat dia mengerti, ku ulas kembali dan saya memberi dia sebuah permainan
setelah penyampaian materi, apabila dia bisa menjawab pertanyaan saya mengenai
materi yang sedang diajarkan maka dia akan mendapat hadiah yang sudah saya bawa
khusus buat dia. Diapun merasa tersemangati karena disuguhkan dengan sebuah
jajanan kesukaannya. Dari sanalah penyampaian materi berjalan dengan lancer dan
baik. Setelah penyampaian materi saya beri dia soal mengenai apa yang telah
dibahas. Soal pertama sampai ke empat saya berikan mengenai materi, pada soal
kelima saya berkata padanya “Ini soal terakhir yah, kalau bisa jawab koko kasih
permen sama Chit Chato 2 bungkus”, diapun bersemangat untuk bisa mencapai
hadiah itu. Tetapi saya bermain-main dengannya dan memberikan sebuah soal yang
berkaitan tetapi dengan kesuliatan yang lebih tinggi. Pertanyaannya pun ku
lontarkan ke dia dan dia sedikit kebingungan ketika menjawabnya dan akhirnya
dia menyerah. Disaat iinilah saya memberikan dia imbalan yang telah dijanjikan
sebelumnya dengan tambahan beberapa permen karena dia sudah berusaha untuk
mengetahui soal yang saya berikan. Dalam metode ini saya menggunakan apa yang
dinamakan dengan metode Behavioral dimana tindakan dia dimotivasi oleh sesuatu
yang dinamakan reward. Dimana saya menggunakan Chit Chato sebagai sebuah
insentif external.
Motivasi juga tidak hanya ada behavioral saja melainkan ada juga yang lain. Beberapa motivasi tersebut adalah humanistik, kognitif, dan sosial. Nah motivasi kognitif ini sendiri memiliki peran yang sangat penting dan motivasi ini sangat berlawanan dengan behavioral dimana motivasi ini sangat tidak mendukung adanya tekanan atau dorongan eksternal. Ketika seseorang ingin menjadi pintar motivasi kognitif memiliki peran dimana seseorang ini harus melakukan apa yang dia bisa atau apa yang dia miliki untuk dapat memenuhinya dan dia harus melakukannya dengan dorongan sendiri.
Motivasi juga tidak hanya ada behavioral saja melainkan ada juga yang lain. Beberapa motivasi tersebut adalah humanistik, kognitif, dan sosial. Nah motivasi kognitif ini sendiri memiliki peran yang sangat penting dan motivasi ini sangat berlawanan dengan behavioral dimana motivasi ini sangat tidak mendukung adanya tekanan atau dorongan eksternal. Ketika seseorang ingin menjadi pintar motivasi kognitif memiliki peran dimana seseorang ini harus melakukan apa yang dia bisa atau apa yang dia miliki untuk dapat memenuhinya dan dia harus melakukannya dengan dorongan sendiri.
Nah setelah membaca motivasi kognitif dan behavioral kita
membahas tentang motivasi humanistik. Motivasi humanistic adalah sebuah
motivasi dimana mereka memiliki keinginannya untuk bertindak sesuka mereka. Sebagai
contoh agar dapat mengerti mari kita katakana seseorang bernama Mawar adalah
seorang murid disebuah sekolah. Disekolahnya mawar bukanlah seorang anak yang
pintar walaupun begitu Mawar adalah seorang anak pengusaha. Disetiap harinya
mawar selalu diejek oleh teman-temannya karena tidak bisa mengerjakan beberapa
soal yang telah diberikan oleh guru. Merasa tersinggung, Mawar kemudian
bertekad untuk belajar dan akhirnya Mawarpun sudah bisa mengerti beberapa
pelajaran yang diterangkan oleh gurunya dan temannya pun tidak begitu meledek
dia lagi. Sekian motivasi humanistik,
Sekarang mengenai motivasi sosial. Di motivasi sosial seseorang bertindak atau bersemangat melakukan sesutatu karena didorong oleh sesuatu yaitu dorongan untuk berhubungan dengan orang lain, menjaga sebuah hubungan dan mengakrabkan diri dengan seseorang. Agar dapat mengerti motivasi ini sebagi contohnya sebuah pengalaman saya. Dulu saya merupakan seseorang yang sangat membenci pelajaran inggris, guru yang menerangkan mata pelajaran itu bersifat hanya teacher centered dimana dia tidak menuntut kita untuk aktif. Karena hal tersebut saya menjadi malas untuk belajar inggris. Pada saat kenaikan kelas dan melihat guru saya digantkan oleh seorang guru baru saya tidak begitu berharap banyak karena mungkin dia akan melakukan apa yang guru sebelumnya lakukan juga. Tetapi, pada beberapa pertemuaan berikutnya saya melihat bahwa tipe pengajaran dia sangatlah berbeda dengan guru sebelumnya dimana guru yang sekarang menuntut kemengertian siswa dan keaktifan siswa. Sayapun menjadi bersemangat untuk mempelajari inggris karena guru tersebut memotifasi saya untuk belajar dan sampai sekarang saya masih juga belajar inggris walaupun tidak secara formal tetapi melalui beberapa pelajaran yang didapat dari internet. Itulah sebuah pengalaman saya. Dan sebagai sesuatu kesimpulan suatu motivasi adalah sesuatu yang sangat penting di kehidupan kita dimana tindakan kita akan semakin terpacu dengan adanya motivasi. Berikan suatu motivasi kepada seseorang bila ingin melihat hasil yang diharapkan dan hasil yang bagus.
Sekarang mengenai motivasi sosial. Di motivasi sosial seseorang bertindak atau bersemangat melakukan sesutatu karena didorong oleh sesuatu yaitu dorongan untuk berhubungan dengan orang lain, menjaga sebuah hubungan dan mengakrabkan diri dengan seseorang. Agar dapat mengerti motivasi ini sebagi contohnya sebuah pengalaman saya. Dulu saya merupakan seseorang yang sangat membenci pelajaran inggris, guru yang menerangkan mata pelajaran itu bersifat hanya teacher centered dimana dia tidak menuntut kita untuk aktif. Karena hal tersebut saya menjadi malas untuk belajar inggris. Pada saat kenaikan kelas dan melihat guru saya digantkan oleh seorang guru baru saya tidak begitu berharap banyak karena mungkin dia akan melakukan apa yang guru sebelumnya lakukan juga. Tetapi, pada beberapa pertemuaan berikutnya saya melihat bahwa tipe pengajaran dia sangatlah berbeda dengan guru sebelumnya dimana guru yang sekarang menuntut kemengertian siswa dan keaktifan siswa. Sayapun menjadi bersemangat untuk mempelajari inggris karena guru tersebut memotifasi saya untuk belajar dan sampai sekarang saya masih juga belajar inggris walaupun tidak secara formal tetapi melalui beberapa pelajaran yang didapat dari internet. Itulah sebuah pengalaman saya. Dan sebagai sesuatu kesimpulan suatu motivasi adalah sesuatu yang sangat penting di kehidupan kita dimana tindakan kita akan semakin terpacu dengan adanya motivasi. Berikan suatu motivasi kepada seseorang bila ingin melihat hasil yang diharapkan dan hasil yang bagus.

Intro Or Extro?
08.23
Tribute to: ASAP science
Microsoft Powerpoint
07.14
Microsoft
powerpoint adalah sebuah perangkat lunak yang kuat dalam bidang presentasi yang
dikembangkan oleh Microsoft. Microsoft powerpoint merupakan komponen standard
dari sebuah gabungan aplikasi Microsoft Ofice, dan tergabung bersalam dengan
Word, Excel dan alat-alat produktivitas lainnya. Program tersebut menggunakan
slides untuk menunjukkan sebuah informasi yang kaya di multimedia. Kata-kata
slide lebih mengacu kepada proyektor slide yang lama, dimana perangkat ini
dengan efektif menggantinya.
PowerPoint
pertama kali dikembangkan oleh Dennis Austin dan Thomas Rudkin di Forethought
Inc. Powerpoint yang awal seharusnya diberi nama Presenter, tapi nama itu tidak
disesuaikan karena masalah merek dagang. Dari alasan tersebut diubah namanya
sebagai PowerPoint pada tahun 1987 seperti yang disarankan oleh Robert Gaskins.
Pada bulan Agustus 1987, Microsoft membeli Forethought sebesar $ 14 juta dan
mengubahnya menjadi unit bisnis grafis, di mana perusahaan terus mengembangkan
perangkat lunak. Iterasi pertama diluncurkan bersama dengan Windows 3.0 pada
tahun 1990. Ini hanya diperbolehkan kemajuan slide dalam satu arah - ke depan -
dan jumlah kustomisasi cukup terbatas. PowerPoint mengalami perubahan yang sangat
signifikan dalam PowerPoint 97, yang menambahkan efek transisi yang telah
ditetapkan dan memungkinkan pengguna untuk mengatur waktu mereka secara tepat
sehingga slide akan transisi otomatis. Hal ini memungkinkan presenter untuk
mengikuti perkembangan yang telah ditetapkan dan pergi dengan presentasi tanpa
berhenti untuk mengubah atau membaca slide.
Microsoft
PowerPoint merupakan sebuah program yang presentasi slide yang sedang
dikembangi oleh Microsoft, untuk digunakan pada sistem operasi Microsoft dan
Apple Macintosh. Versi Microsoft PowerPoint secara resmi diluncurkan pada 22
Mei 1990, sebagai bagian dari Microsoft Office suite. PowerPoint berguna untuk
membantu mengembangkan format presentasi berbasis slide dan saat ini salah satu
berbasis slide program presentasi yang paling umum digunakan tersedia.
Microsoft juga telah merilis aplikasi mobile PowerPoint untuk digunakan pada
sistem operasi mobile Apple dan Android.
Setelah
membahas tentang Apa itu Powerpoint maka sekarang kita melihat fungsi-fungsi
dari setiap tools yang tersedia di powepoint. Dibagian atas dimana terdapat tab
Home, Insert, Design, Transition, Animations, Slide Show, dan Review. Tab
tersebut dinamakan dengan Ribbon. Di dalam Ribbon terdapat berbagai macam tools
dan fungsi-fungsi yang bisa kita gunakan untuk memperindah dan mempermudah kita
ketika kita mempresentasikannya melalui Microsoft Power Point. Sebagai contoh
didalam tab insert kita memiliki pilihan shapes,picrutes,smartart,chart, dsb.
Dari tools yang telah disebutkan sebelumnya itu dapat memperindah dan
mempemudah pembaca memahami konteks dari materi yang hendak dipresentasikan.
Shortcut-Shortcut yang mungkin berguna untuk mu:
Shortcut Function Key
F1 = membuka jendela HELP (semua
tampilan, kecuali tampilan saat Slide Show), juga membuka
menampilkan list shortcut dari Slide Show (tampilanSlide Show)
F2 = Mengaktifkan naskah yang edit
di objek gambar seperti placeholder, box, atau shape. Tekan kembali F2 again
untuk men-non aktifkan, Mengganti nama Slide Object (ketika sebuah slide
terseleksi di pane Selection and Visibility )
F4 = Redo atau mengulang perintah
F5 =Menampilkan show dari slide pertama
F6 =Berpindah pindah antara panes yang
berbeda dan banyak (dalam kondisi tampilan Normal )
Shift + F5 = Menampilkan Slide
Show dari slide langsung
F7 =Pengecekan pengejaan dan tata bahasa
inggris
Shift + F7 = Thesaurus
F12 =Save as/Menyimpan ulang dengan nama
dan folder yang beda
Home =Memindahkan kursos ke awal dari baris
teks, menyeleksi slide pertama (dalam tampilan Slide Sorter)
End= Memindahkan kursor ke akhir
baris, menyeleksi slide akhir ( tampilanSlide Sorter )
Page Up =berpindah ke slide
sebelumnya (tampilan Normal dan Slide Show )
Page Down =Berpindah ke slide
berikutnya (tampilan Normal dan Slide)
Backspace =menghapus satu karekter teks
ke arah kiri (saat aktif di teks atau shape)
Backspace, P, atau Left Arrow
=berpindah ke slide sebelumnya atau animasi
sebelumnya (tampilan Slide Show)
Spacebar, N, atau Right Arrow
=Berpindah ke slide selanjutnya atau animalsi
berikutnya (tampilan Slide Show)
Delete = Menghapus satu karakter ke arah
kanan teks yang ada di box atau shape yang aktif)
Ctrl Shortcuts
Ctrl + A = Menyeleksi semua objek
slide (tampilan Normal), menyeleksi semua slide (Slides tab
dan Slide Sorterview), menyeleksi semua naskah (di
tabulasi Outline )
Ctrl + B = menebalkan teks yang
terseleksi
Ctrl + C =Copy/ menggandakan naskah atau
object sebelum Paste
Ctrl + D =menduplikasi objek slide
(Normal view),Memduplikasi slides yang terseleksi (saat
tampilan Slide Sorter ,menduplikasi Layout dan Slide Master (dalam
tampilan Slide Master)
Ctrl + Shift + D =Menduplikasi slide yang
aktif
Ctrl + E =Rata tengah naskah (saat
tampilan Normal view), mengubah Pointer ke Eraser/penghapus (saat
tampilan Slide Show)
Ctrl + F= Membuka kotak dialog FIND
Ctrl + G =Menggroup Objek Objek yang
terseleksi
Ctrl + Shift + G =Ungroup objek yang sudah di
group
Ctrl + H =Membuka kotak dialog Replace,
menyembunyikan Pointer dantombol Navigasi (saat
tampilan Slide Show)
Ctrl + I = Memiringkan teks yang
terseleksi
Ctrl + J =Rata kiri kanan teks yang
terseleksi
Ctrl + K =Mamasukan hyperlink
Ctrl + L =Perataan kiri teks yang terseleksi
Ctrl + M = Memasukan slide baru
(tampilan Normal dan Slide Sorter) atau memasukan Master baru
(tampilan Slide Master)
Ctrl + N= Membuat presentasi baru
Ctrl + O= membukan file presentasi yang
sudah di simpan
Ctrl + P= Masuk ke kotak
dialog Print options, mengubah Pointer ke Pen (tampilan Slide Show)
Ctrl + Q= Keluar dari PowerPoint
Ctrl + R= Perataan kanan teks yang
terseleksi
Ctrl + S= Save/Menyimpan presentasi
(menyimpan pertama), Save As (untuk presentasi yang belum tersimpan), Membuka
semua kotak dialog slide (tampilan Slide Show)
Ctrl + T= Membuka kotak dialog Font,
menampilkan task bar komputer (tampilan Slide Show)
Ctrl + U= Menggaris bawahi teks yang
terseleksi, menyembunyikan pointer dan tombol navigasi dalam 15
detik (saat tampilan Slide Show )
Ctrl + V= Paste
Ctrl + Alt + V =Paste Special/paste untuk
objek atau format tertentu
Ctrl + W= Menutup presentasi yang aktif
Ctrl + X= Cut/memotong objek/slide untuk
di pindahkan/paste
Ctrl + Y =mengulang atau redo
Ctrl + Z= Undo
Ctrl + F1= Menyembunyikan dan
menampilkan Ribbon (bersifat : On/Off)
Ctrl + F2 =Print Preview
Ctrl + F4= Menutup presentasi yang aktif
Ctrl + F5 = Broadcast Slide Show
Ctrl + F6 = Berpindah antara file
presentasi yang aktif terbuka dengan yang tertutup/sebelumnya terbuka, minimize
Ctrl + Shift + F6=berpindah antara file
powerpoint yang terbuka aktif dengan yang yang sebelumnya barusan dibuka
Ctrl + F12 = Membuka presentasi
Ctrl + Tab = berpindah antar prentasi
yang terbuka
Ctrl + Space = Reset semua format teks ke
format default (hanya yang terseleksi di format Outline pane)
Ctrl + Backspace =menghapus satu kata
yang di sebelah kanan
Ctrl + Delete = Menghapus satu kata yang
ada di sebelah kiri kursor
Ctrl + Home = ke awal kata pertama
tulisan yang terseleksi di slide pertama
Ctrl + End = Ke akhir kata di
tulisan yang terseleksi pada slide akhir
Ctrl + Enter = Berpindah
ke text placeholder berikutnya di presentasi
Ctrl + Left Arrow =ke awal dari kata
berikutnya
Ctrl + Shift + F =Masuk ke kotak
dialog Font saat teks terseleksi
Ctrl + Shift + P = Masuk ke
kotak dialog Font saat teksnya terseleksi
Ctrl + Shift + F12 = Print
Ctrl + Shift + C
=Mencopy attribute objek
Ctrl + Shift + V =Paste
attribute Objek
Ctrl + Shift + Tab =Berpindah
antara Slides tab, Outline tab, dan Slides pane (semuanya dalam
tampilan Normal).
Ctrl + Shift + Left Arrow =Menseleksi
atau membatalkan penseleksian untuk satu kata sebelah kiri
Ctrl + Shift + Right Arrow = menseleksi
atau mambatalkan penseleksian untuk satu kata disebelah kanan
Ctrl + Shift + Up Arrow
= menseleksi/memblok atau membatalkan blok untuk satu paragrap atas
Ctrl + Shift + Down Arrow
= menseleksi/memblok atau membatalkan blok untuk satu paragrap bawah
Ctrl + Shift +>Ctrl +
] =Membesarkan ukuran huruf/font
Ctrl + Shift +<Ctrl + [ =
Mengecilkan ukuran huruf/Font
Ctrl + Shift + atau Ctrl + Shift +
Alt + > membuat Superscript untuk teks yang terseleksi
Ctrl + = atau Ctrl + Shift + Alt +
< membuat Subsript untuk teks yang terseleksi
Welcome
06.12Welcome to my blog
Keep it simple and don't over complicate things.
-Anthony.s (2016)
Keep it simple and don't over complicate things.
-Anthony.s (2016)
Hai...
Hari ini saya tidak akan membicarakan tentang saya. Hari ini saya akan membicarakan tentang blog-blog dari teman-teman saya. Untuk yang pertama kali akan saya perkenalkan anda dengan blog milik Yoga. Blog dia berisi tentang umm... Saya kehilangan kata-kata :v. Nah, untuk yang selanjutnya adalah temanku yang saya temui ketika awal-awal masa pendaftaran Jocelyn namanya. Dia orgnya fun "JUGA". Dan terakhir saya hanya mencuri namanya saja (Maaf Fadhil), Org ini bawaannya lucu dan enjoy. yang lainnya akan saya perkenalkan dikemudian hari.
Hari ini saya tidak akan membicarakan tentang saya. Hari ini saya akan membicarakan tentang blog-blog dari teman-teman saya. Untuk yang pertama kali akan saya perkenalkan anda dengan blog milik Yoga. Blog dia berisi tentang umm... Saya kehilangan kata-kata :v. Nah, untuk yang selanjutnya adalah temanku yang saya temui ketika awal-awal masa pendaftaran Jocelyn namanya. Dia orgnya fun "JUGA". Dan terakhir saya hanya mencuri namanya saja (Maaf Fadhil), Org ini bawaannya lucu dan enjoy. yang lainnya akan saya perkenalkan dikemudian hari.


